02 February 2006

Absolute Power

Judul : Absolute Power
Pengarang : David Baldacci
Dapat darimana : Beli di Gramedia
Pertama kali baca : Tahun 97 atau 98 kali ya
Berapa kali baca : hmmm 5 or 6 kali
Nilai : 7



Salah satu tokoh dalam buku ini adalah Luther Whitney, seorang perampok profesional. Setelah bolak-balik masuk penjara, Luther berniat untuk pensiun. Tapi sebelumnya Luther merencanakan untuk merampok yang terakhir kalinya dan berniat untuk merampok habis-habisan. Luther sudah memilih korbannya dan memilih harinya dengan teliti.


Korbannya adalah istri seorang industrial kaya yang masih muda dan cantik. Luther memilih hari dimana seisi rumah berangkat liburan dan rumah mereka akan kosong. Tapi dasar nasib sial, saat Luther selesai merampok dan hendak meninggalkan lokasi, istri sang milyuner pulang bersama Presiden USA, Alan Richmond dengan tujuan selingkuh selama suaminya tidak ada di rumah. Luther terjebak di belakang kaca rahasia dimana Luther bisa melihat keluar tapi sebaliknya tidak bisa. Luther memandang dengan tidak berdaya saat sang president mulai menganiaya wanita tersebut. Tentu saja si wanita tidak berdiam diri dan membalas perlakuan presiden dan bahkan berhasil melukai sang presiden. Sebelum Luther bisa amemutuskan apakah dia hendak membantu atau hanya berdiam saja, dua orang anggota secret service masuk kedalam ruangan dan menembak wanita tersebut.


Kepala Staf Gedung Putih, Gloria Russel yang juga berada disana segera mengatur rencana untuk menjelaskan pembunuhan tersebut dan juga segera membersihkan segala bukti yang menunjukkan kehadiran presiden di rumah tersebut. Dalam ketergesaannya, Gloria tidak sengaja menjatuhkan tanda bukti terpenting, sebuah pisau pembuka surat yang ternoda oleh darah korban dan darah presiden. Saat mereka meninggalkan lokasi, Luther segera menyambar pisau tersebut dan melarikan diri.


Cerita yang dihembuskan adalah sang istri yang pulang rumah menemukan perampok yang sedang beraksi dan terbunuh oleh perampok tersebut, tanpa menyadari bahwa ada perampok benaran sebagai saksi mata. Luther dikejar-kejar oleh berbagai pihak; oleh polisi, oleh sang suami yang hendak membalas dendam dan oleh secret service yang menginginkan pisau tanda bukti.


Buku ini juga sudah di filmkan, dibintangi dan disutradari oleh Clint Eastwood. Seperti biasa buku dan film selalu berbeda. Dan biasanya aku selalu lebih pro dengan plot yang ada di buku tapi kali ini aku "agak" setuju dengan filmnya karena setidaknya Luther hidup... opsss spoiler... hehehe

Labels: , ,

0 Comments:

Post a Comment

<< Home

Tentang celemotan

Book is my passion. Seingatku sejak aku bisa baca, nggak pernah sekalipun aku lepas dari buku. Makan sambil baca buku, naik bus ke sekolah sambil bawa buku, nunggu antrian sambil baca buku, mo bobo juga nyempatin baca buku dulu bahkan kadang ke "belakang" pun sambil bawa buku.
Blog ini berisi celemotanku tentang buku-buku yang pernah aku baca. Tapi namanya juga celemotan amatir, pendapatku bener bener pribadi dan asal-asalan, bisa bener bisa salah. Tergantung selera, aku cuman pengin sharing aja, siapa tau ada gunanya...

Celemotan terakhir

Arsip celemotan

Home

Categories celemotan

Cari di celemotan


makasih deh buat FreeFind

Links

Bahan celemotan

Widget_logo

Stat