23 June 2006

A murder is announced

Judul : Iklan Pembunuhan
Pengarang :Agatha Christie
Dapat darimana : edisi Indonesia beli di Gramedia, versi inggris beli di loak
Pertama kali baca : jaman sma, dipinjemin teman
Berapa kali baca : lebih dari 10 kali
Nilai : 8




Ceritanya dimulia dengan kegiatan pagi hari warga Chipping Cleghorn; sarapan dan baca koran. Masing-masing dari mereka sibuk membicarakan iklan aneh yang muncul koran lokal Chipping Cleghorn Gazette. Disebutkan disana tentang pembunuhan yang akan terjadi pada jam 18.30 di Little Paddock. Hampir semua mengira hal itu adalah permainan pembunuhan. Di Little Paddock sendiri para penghuninya lagi sibuk menerka-nerka siapa diantara mereka yang memasang iklan tersebut. Penghuni Little paddock adalah, Letitia Blacklock sebagai pemilik rumah, Dora Bunner, sahabat Letitia yang tinggal disana, Patrick dan Julia Simmons, sepupu jauh Letitia, Phillipa Haymes, anak kost yang serius, Mitzi, pengungsi yang berkerja untuk Letitia. Hampir semuanya menuduh Patrick Simmons sebagai orang yang bertanggung jawab. Patrick menolak anggapan ini. Dia dan Julia mengganggap hal ini hanya sebuah lelucon.


Tamu pertama yang dapang sore itu adalah Kolonel Archie Easterbrook, pensiunan militer dari India bersama istrinya. Diikuti oleh Mrs. Swettenham dan anaknya Edmund. Disusul oleh Ms. Hinchcliffe dan Ms. Murgatroyd yang tinggal di pertanian Boulders. Terakhir datang adalah istri pendera Mrs, Harmon.


Tepat jam 06.30 lampu padam dan terdengar suara, "Angkat tangan" dan sinar senter menerangi ruangan. Kemudian terdengar suara tiga kali tembakan dan teriakan. saat lampu menyala kembali, terlihat sosok asing terbaring di lantai, mati tertembak.
Disamping itu juga terlihat bahwa Letitia Blacklock terkena peluru di telinganya dan juga terlihat dua lubang bekas peluru di tembok belakangnya. Polisi segara dipanggil berkesimpulan bahwa si pemuda hendak merampok dan tanpa sengaja menembak Letitia dan dirinya sendiri. Diketahui kemudia nama pemuda tersebut adalah Rudi Scherz, orang Swiss yang berkerja sebagai recepsionis di Hotel Royal Spa.


Miss Marple yang kebetulan tinggal di hotel tersebut memberikan beberapa petunjuk kepada inspektur Cradddock yang menangani masalah tersebut. Miss Marple menganjurkan untuk menyelidiki siapa yang menginginkan kematian Ms. Blacklock karena berdasarkan pengetahuan Ms. Marple, Rudi Scherz bukanlah orang yang sanggup melakukan pembunuhan.
Miss Marple juga menunjukkan bukti bahwa saat lampu padam, keadaan dalam ruangan sangat gelap sehingga tidak ada bukti Rudilah yang menembak Letitia


Dalam wawancaranya, Insp. Craddock menemukan bahwa Letitia Blacklock mengenal Rudi saat dia dan saudaranya tinggal di Swiss setelah perang. Charlotte meninggal di Swiss dan Letitia pindah ke Chipping Cleghorn. Letitia juga menyatakan bahwa dia tidak kaya tapi suatu saat akan kaya. Semasa mudanya Letitia bekerja untuk milyuner Randall Goedler yang mewariskan hartanya ke istrinya Belle dengan catatan bilang Belle meninggal, harta tersebut di wariskan ke Letitia. Dan bila Letitia meninggal terlebih dahulu, harta tersebut akan diwariskan ke keponakan Randall, Pip dan Emma. Tidak ada yang tau dimana Pip dan Emma berada atau bagaimana rupa mereka karena ibu mereka bertengkar dengan Randall sebelum mereka lahir.

Craddock berangkat ke Scotland untuk berbicara dengan Belle Goedler untuk mencari informasi tentang keberadaan Pip dan Emma, sementara Ms. Marple tinggal di tempat pendeta yang istrinya adalah anak baptisnya. Ms. Marple yang diundang untuk minum teh di Little Paddock menemukan bahwa Dora berpendapat Patrick-lah yang mendalangi peristiwa ini. Dari Letitia, diketahui bahwa dia belom pernah melihat wajah Patrick dan Julia sampai pada saat mereka muncul di rumahnya. Ms. Marple bertanya-tanya apakah Patrick dan Julia sebenarnya adalah Pip dan Emma.


Chipping Leghorn kembali digemparkan dengan pembunuhan Dora yang menelan aspirin beracun yang sebenarnya ditujukan untuk Letitia. Malam sebelumnya, semua penduduk desa berada di Chipping Leghorn untuk merayakan ulang tahun Dora.


Di Boulders, Amy dan Hinch berusaha merekonstruksi peristiwa penembakan. Dari rekonstruksi disadari bahwa hanya Amy-lah yang bisa melihat siapa yang saat itu tidak berada di ruangan karena dia berdiri di belakang pintu dan di belakang senter.
Amy yang gugupan berusaha mengingat-ingat lokasi tiap orang malam itu. Hinch mendapat telpon untuk menjemput anjingnya di stasiun kereta. Sebelum berangkat ke stasiun, Hinch sempat mendengar Amy berteriak, "She wasn't there!" Ms. Marple yang berkunjung ke Boulders menemukan Amy mati tercekik. Ms. Marple berusaha menanyai Hinch tentang penekanan kata yang diucapkan oleh Amy, apakah SHE wasn't there! atau she WASN'T there! atau she wasn't THERE!


Craddock mengumpulkan para tersangka di Little Paddock karena Ms. Marple juga menghilang. Diketahui kemudian bahwa Julia sebenarnya adalah Emma. Patrick adalah benar-benar Patrick, sepupu Letitia. Patrick adalah kekasih Julia. Julia mengaku bahwa dia datang ke Little Paddock untuk mendekati Letitia dan berharap untuk mendapat bagian dari warisan. Julia menyangkal bahwa dia mencoba membunuh Letitia dan menolak mengatakan di mana Pip. Phillipa kemudian mengaku bahwa dialah Pip. Pipi bukanlah pria seperti yang disangka semua ora. Phillipa memiliki jalan pikiran yang sama dengan Julia, berharap untuk mendapat bagian dari warisan dari Letitia.


Saat Craddock sibuk menginterogasi semua orang, pintu dapur tiba-tiba terbuka dan Mitzi menyatakan bahwa dia tau siapa yang melakukan semua pembunuhan. Mitzi menyatakan malam itu dia mengintip dari lubang kunci dan melihat Letitia Blacklock-lah yang menembak Rudi. Letitia menyangkalnyaSemua menjadi heboh, ditengah kehebohan itulah mitzi kembali ke dapur. Tanpa disadari salah seorang dari mereka mengikuti Mitzi dan berusaha menenggelamkan Mitzi di bak cuci. Mitzi diselamatkan oleh Ms. Marple yang sembunyi di balik pintu dan pembunuhnya tertangkap tangan

Labels: ,

1 Comments:

Blogger Sili Frebrian said...
mmm...udah baca buku karyanya sandra brown belum? dulu aku ga suka novel, semenjak menemukan beliau ini, jadi terharu biru.
23/8/06 08:31  

Post a Comment

<< Home

Tentang celemotan

Book is my passion. Seingatku sejak aku bisa baca, nggak pernah sekalipun aku lepas dari buku. Makan sambil baca buku, naik bus ke sekolah sambil bawa buku, nunggu antrian sambil baca buku, mo bobo juga nyempatin baca buku dulu bahkan kadang ke "belakang" pun sambil bawa buku.
Blog ini berisi celemotanku tentang buku-buku yang pernah aku baca. Tapi namanya juga celemotan amatir, pendapatku bener bener pribadi dan asal-asalan, bisa bener bisa salah. Tergantung selera, aku cuman pengin sharing aja, siapa tau ada gunanya...

Celemotan terakhir

Arsip celemotan

Home

Categories celemotan

Cari di celemotan


makasih deh buat FreeFind

Links

Bahan celemotan

Widget_logo

Stat